07 Aug 2008
Dirjen Perkebunan Departemen Pertanian, Achmad Mangga Barani menyatakan ketiga perusahaan tersebut memiliki potensi produksi 60 juta-70 juta benih per tahun dan diharapkan menjadi sumber benih baru selambatnya awal 2010.
"Ketiga perusahaan ini akan melengkapi delapan sumber benih kelapa sawit yang telah ada saat ini," katanya di
Saat ini potensi produksi benih kelapa sawit di dalam negeri yang dihasilkan delapan sumber benih tersebut mencapai 170,64 juta butir per tahun.
Ke delapan sumber benih itu yakni Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dengan potensi produksi 40 juta butir, PT Socfin Indonesia 40 juta butir, PT London Sumatera 18,50 juta butir, PT Bina Sawit Makmur 24 juta butir.
Selain itu PT Damai Mas Sejahtera 21 juta butir, PT Tunggal Yunus Estate 25 juta butir, PT Tania Selatan 3,14 juta butir dan PT Bakti Tani Nusantara 10 juta butir per tahun.
Kemudian dari tiga sumber benih yang baru tersebut diperkirakan masing-masing memiliki potensi produksi untuk PT Bakrie Plantation 30 juta butir per tahun, PT Sarana Inti Pratama (Salim Group) 18 juta butir dan PT Sasaran Ehsan Mekarsari 18-20 juta butir.
Mangga Barani mengungkapkan permintaan benih kelapa sawit untuk 2007 dan 2008 berdasarkan pesanan benih masuk ke masing-masing sumber benih meningkat cukup tinggi.
"Namun, berdasarkan pengalaman sumber benih yang direalisasi produsen hanya sekitar 60%-70%," katanya.
Pada 2007 pesanan benih sawit sebanyak 224,92 juta butir, sedangkan perkiraan realisasi pesanan hanya 168,70 juta.
Dari jumlah tersebut sebanyak 139,90 butir dipenuhi dari dalam negeri sedangkan kekurangannya 28,80 juta dipenuhi dari impor sebanyak 27,80 juta sehingga masih terdapat kekurangan 995.000 butir.
Untuk 2008, tambahnya, jumlah pesanan benih sawit mencapai 239,91 juta butir, produksi dalam negeri 174,64 juta butir sehingga masih terdapat kekurangan 65,27 juta butir.
Hingga Juli tahun ini impor benih kelapa sawit telah mencapai 36,70 juta butir atau masih ada kekurangan 28,57 juta butir.
Menurut dia, untuk mengantisipasi kebutuhan benih sawit dalam negeri, selain menambah sumber benih baru, maka mulai 2009 juga dilakukan pe-ningkatan kapasitas produksi beberapa sumber benih yang ada saat ini dengan penambahan pohon induk aktif.
Penambahan kapasitas produksi tersebut seperti pada PT Socfindo sebanyak 2.000 pohon induk aktif atau setara 16 juta butir, PT Tunggal Yunus Estate 2000 pohon yang diharapkan menghasilkan benih 15 juta butir dan PT Tania Selatan 1200 pohon atau 7 juta butir sehingga total ada pe-ningkatan produksi benih 38 juta butir.
Sumber: Bisnis
Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330
(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)
PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
© Inacom. All Rights Reserved.