Berita Terbaru

01 Oct 2009

Torganda siap ekspansi kebun sawit ke Seram

Torganda siap ekspansi kebun sawit ke Seram

Sabar Ganda Leo Sitorus, CEO PT Torganda, menegaskan keluarganya tetap mengembangkan bisnis perkebunan di Indonesia yakni di Palu seluas 200.000 ha dan Pulau Seram 200.000 ha.

"Kami tetap mengembangkan perkebunan kelapa sawit di kawasan timur Indonesia. Saya tidak sebutkan jumlah investasi yang akan ditanamkan di dua lokasi itu. Yang pasti perkebunan kelapa sawit yang akan dikembangkan adalah pola perkebunan inti rakyat," ujarnya kemarin.

Menurut dia, pola PIR yang akan dikembangkan adalah tanah tetap milik masyarakat, tetapi pengelola perkebunan adalah PT Torganda dengan pembagian hasil 70% untuk Torganda dan 30% kepada pemilik lahan.

Pemilik lahan, kata dia, sudah mendapatkan hasil lebih awal dan masih digaji setiap bulan jika mau bekerja di areal perkebunan yang dibuka di lokasi tersebut.

Pola yang dikembangkan ini, lanjut dia, sama dengan apa yang dikembangkan Torganda di Padang Lawas Utara (Paluta) yang dikenal sebagai Register 40. Di Padang Lawas Utara, lanjut dia, Torganda mendapatkan bagian 70% dari hasil perkebunan dan pemilik lahan 30%.

Akan tetapi, jelasnya, di luar itu para pemilik lahan sudah mendapatkan bagian di luar pembagian hasil Rp2 juta per bulan. Dia mengakui sampai saat ini tidak ada pola bapak angkat yang dilakukan perkebunan besar di Indonesia dengan pola yang dikembangkan Torganda.

Para pemodal, lanjutnya, lebih mau menguasai lahan para petani dengan dalih membuka perkebunan inti rakyat (PIR) dengan pola bapak angkat.

"Pola PIR yang kami kembangkan adalah yang masih terbaik di Indonesia. Kalau perusahaan lain banyak yang pola PIR fiktif. Setelah itu, kepemilikan perkebunan jatuh kepada bapak angkat," tuturnya.

Dia menegaskan PIR masih menjadi pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama petani kelapa sawit.

Dia mengakui tidak akan terpengaruh godaan untuk melakukan relokasi aset secara diam-diam ke luar negeri. "Banyak yang melakukan seperti itu. Bisa saja kami anak-anak DL Sitorus pindah ke Singapura atau Amerika, tetapi kami tidak mau."

Sumber : Bisnis Indonesia

Logo KPBN

Contact Us

Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330

(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)

[email protected]

PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara

Social Media

© Inacom. All Rights Reserved.