05 Feb 2010
Menurut Mari, pasar batik di Thamrin city tersebut merupakan pilihan bagi konsumen segmen menengah ke bawah. "Kita sudah punya Alun-alun Indonesia, sudah punya PT. Sarinah, sekarang punya Thamrin City untuk segmen yang berbeda," jelas Mari, Kamis (4/2).
Di pusat batik nusantara ini terdapat pedagang batik dari beberapa daerah antara lain Pekalongan, Cirebon, Solo, Pacitan, Ngawi, Madura dan Bantul. Pusat batik ini pertama kali di buka 29 November 2009 lalu dan sudah ditempati 4.750 pedagang.
Tapi sayang dari pengamatan KONTAN, pedagang yang menempati pusat batik tidak hanya menyediakan batik. Adapula pedagang parfum, pakaian dalam, pakaian anak-anak dan busana muslimah. Selain itu, dari total keseluruhan ruang hanya 40% saja yang sudah di tempati, sisanya kosong alias belum ada aktivitas perdagangan.
oleh Asnil Bambani Amri
Senin, 07 September 2009
UNESCO: Batik Adalah Bentuk Budaya, Bukan Warisan Manusia
BOGOR. Kabar gembira bagi penikmat maupun pengarajin batik. United Nations Education Social and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan batik sebagai bentuk budaya bukan benda warisan manusia atau UNESCO representative list of intengible cultural heritage of humanity.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra ) Aburizal Bakrie mengatakan menurut UNESCO budaya tak benda meliputi budaya lisan seperti cerita dan bahasa, lalu seni pentas, adat istiadat, pengetahuan tentang semesta, kerajinan tradisional.
"Batik dianggap sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan sebagai simbol dan tradisi dalam masyarakat dengan sebuah filosofiyang mendalam," tutur Menko Kesra di Istana
Menteri yang akrab disapa Ical itu mengatakan dengan pengakuan UNESCO itu maka Batik diakui sebagai warisan budaya bukan benda yang berasal dari bangsa
Proses peresmian batik sebagai warisan budaya bukan benda itu berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
"Presiden meminta tanggal 2 Oktober nanti masyarakat
oleh Hans Henricus
Sumber : KONTAN
Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330
(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)
PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
© Inacom. All Rights Reserved.