07 May 2007
Perusahaan yang juga memiliki unit pengolahan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berkapasitas 7.500 ton tandan buah segar (TBS) per hari di Paser, Kalimantan Timur, ini membutuhkan modal usaha untuk disalurkan ke mitra petani.
Direktur Agro Bintang Dhanny Handoko mengakui pihaknya telah mendapatkan tawaran dari bank penyalur kredit revitalisasi perkebunan, a.l. Bank Mandiri dan BRI, menyusul kinerja perusahaan yang menerapkan pola kemitraan serupa inti plasma dalam pengelolaan perkebunan.
"Kredit itu untuk petani-petani yang menjadi mitra kami. Di Palembang ada 4.000-an KK [kepala keluarga] dengan kepemilikan lahan rata-rata 2 hektare, sedangkan di Paser ada sekitar 3.000 KK," katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.
Setiap KK, lanjutnya, rata-rata memiliki dua ha kebun sawit dan dikerjakan bermitra dengan Agro Bintang. Kredit revitalisasi diperlukan untuk meningkatkan modal petani dalam perluasan lahan dan penanaman kembali karena mayoritas tanaman sawit di kebun plasma sudah tua.
Dhanny menyatakan pengelolaan kebun dengan pola kemitraan merupakan kerja sama yang saling menguntungkan karena perusahaan berupaya menggiring petani menggarap kebun secara profesional sekaligus memberikan edukasi pengelolaan perusahaan.
"Petani yang menjadi mitra kami akan memiliki saham sebesar lahan yang akan dikerjakan bersama sehingga selain panen mereka juga akan memperoleh dividen. Dengan begitu, petani juga belajar mengelola perusahaan secara terbuka."
Dhanny mengatakan pihaknya juga menerima tawaran dari Pemerintah Daerah Jawa Barat untuk membuka perkebunan sawit di sekitar Banten, Serang, dan Sukabumi. Sekitar 60.000 hektare lahan berpotensi ditanami sawit dengan pola kemitraan.
Namun, tambah Dhanny, Agro Bintang tengah menghitung keekonomian pembukaan lahan untuk perkebunan sawit. "Mereka meminta dibuatkan perkebunan sawit dengan manajemen kemitraan. Potensi lahannya luas sekali, tapi ini perlu perhitungan yang lebih matang."
Sumber: Bisnis
Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330
(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)
PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
© Inacom. All Rights Reserved.