15 Jun 2011
Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di British Journal of Farmakologi menyebutkan, kafein stimulan dalam kopi, merusak transportasi telur dari ovarium ke rahim, Rabu (25/5). Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan terlalu banyak mengonsumsi kopi dapat mempengaruhi kesuburan wanita.
Pada penelitian yang dilakukan terhadap 9.000 wanita Belanda ditemukan minum lebih empat cangkir sehari memotong kesempatan untuk hamil sekitar seperempatnya atau 25 persen. Namun seperti yang diberitakan DailyMail, alasan hubungan penelitian ini memang tetap misteri.
Pada studi baru ini, para ilmuwan melakukannya pada tikus dan menunjukkan kafein menghambat kontraksi saluran telur yang diperlukan untuk membawa telur ke rahim.
Stimulan dapat mengaktifkan sel-sel pemacu jantung di dinding tabung. Sel ini yang mengkoordinasi kontraksi di tabung yang memindahkan telur ke rahim. Penelitian ini menunjukkan kontraksi memainkan peran lebih besar dalam transportasi telur dari silia rambut seperti lapisan dinding saluran telur.
Pemimpin studi Profesor Sean Ward,
Penelitian ini juga dapat membantu dokter mengobati radang panggul dan penyakit menular seksual. Manfaat lain yang dapat ditingkatkan pemahamannya tentang kehamilan ektopik, kondisi yang menyakitkan dan berpotensi mengancam nyawa dengan menghasilkan embrio yang berkembang di dalam saluran telur. Hamil ektopik merupakan kehamilan, tetapi janin tidak menempel pada dinding rahim, melainkan di luar dinding tersebut.
Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330
(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)
PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
© Inacom. All Rights Reserved.