23 Nov 2010
Deputi Bidang Industri Primer Kementerian BUMN Megananda Daryono, Senin (22/11/2010) di Kota Padang pengembangan usaha akan dilakukan di sisi hulu dan hilir yang dijalankan PTPN VI (Persero).
Menurut Megananda, pengembangan usaha di sisi hulu yang akan dilakukan di antaranya berupa perluasan areal perkebunan karet.
"Kita juga akan lakukan di industri hilir, seperti pembuatan biodiesel," katanya usai menyerahkan bantuan bagi korban bencana tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan didampingi Direktur Utama PTP Nusantara VI (Persero) Iskandar Sulaiman.
Sementara itu Iskandar Sulaiman menyatakan, pihaknya akan lebih memfokuskan pengembangan perkebunan kelapa sawit ketimbang bidang usaha lain seperti perkebunan teh. "Karena untuk teh, daya saingnya rendah," ujar Iskandar.
PTPN VI (Persero) berdasarkan keterangan di situs resmi ptpn6.com didirikan pada 13 Maret 1996 hasil penggabungan PTP III, PTP IV, PTP VI, dan PTP VIII yang berada di Sumatera Barat dan Jambi. PTPN VI (Persero) memiliki lahan perkebunan seluas 90.122,14 hektar serta 4 unit pabrik pengolahan kepala sawit, 3 unit pabrik pengolahan karet, dan 2 unit pabrik pengolahan teh.
Oleh : Megananda Daryono
Sumber : Kompas
Jl. Cut Meutia NO. 11, RT. 13, RW. 05, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kode Pos. 10330
(021)3106685, (021)3907554 (Hunting)
PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
© Inacom. All Rights Reserved.